Beranda

Selasa, 26 Mei 2015

TIK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI TUTOR DAN WARGA BELAJAR



TIK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI TUTOR DAN WARGA  BELAJAR

A.     KONSEP KOMUNIKASI DUNIA MAYA
Dunia maya (bahasa Inggris: cyberspace) adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.
Istilah dunia maya memiliki beberapa makna berbeda . Dalam novel Neuromancer,Willian Gibson mendefinisikan dunia maya sebagai dunia lain yang terdiri dari banyak informasi dari perusahaan, militer, pemerintah serta ego individual. Seseorang mengakses matriks informasi ini dengan alat elektronik yang dilengkapi dengan elektrade. Pengguna tidak masuk ke dalam dunia maya dengan menatap monitor komputer, tetapi melalui koneksi elektris langsung ke otak. Dalam realita ini, dimana setiap komputer adalah sebuah jendela, terlihat atau terdengar objek-objek yang bukan bersifat fisik dan bukan representasi objek-objek fisik, namun lebih merupakan gaya, karakter, dan aksi pembuatan data, pembuatan data, serta pembuatan informasi murni. Dalam pemakaian umum saat ini, dunia maya adalah istilah kompehensif untuk world, internet, millis elektronik, kelompok-kelompok dan forum diskusi, ruang ngobrol (chatting), permainan interaktif multi-player dan bahkan e-mail.
B.     Virtual Reality (VR)
Virtual Reality merujuk pada pemakaian komputer untuk mensimulasikan sebuah pengalaman dengan cara yang sama dengan realita. Pada jenis-jenis VR yang paling sering dipakai, seseorang memakai sarung tangan, earphone, dan goggles yang disambungkan dengan komputer. Rangsangan berubah sesuai dengan gerakan orang itu, misalnya menggeleng-gelengkan kepalaatau gerakan-gerakan lainnya. VR mencakup interaktivitas dan multidimensi yang beroperasi pada level yang sangat tinggi.
Sistem VR yang canggih dapat menjadi jawara dalam komunikasi, sebuah format yang di dalamnya kita dapat berbagi pengalaman dengan orang lain. Kejadian ini adalah topik film Strange Days, yang dibintangi Fiennes yang berperan sebagai seorang pemasok klip-klip VR selundupan yang diambil langsung dari otak seseorang dan dapat dimainkan oleh orang lain.
Fitur internet tertentu memungkinkan kita melakukan kita melakukan interaksi baru dengan berbagai cara baru yang menarik. chatroom atau ruang obrol memungkinkan kita berkomunikasi langsung dengan orang lain yang belum kita kenal. Sedangkan MUD atau multi user domain adalah salah satu permainan interaktif yang canggih atau sebuah game (permainan) interaktif multiplayer yang memungkinkan kita melakukan peran-peran fantasi dan mengeksplorasinya dengan orang lain. Beberapa MUD dilengkapi oleh bot, program yang memiliki daya chatting canggih (chatterbot). Terkadang para pemain kesulitan membedakan apakah mereka sedang berinteraksi dengan orang lain ataukah dengan sebuah program computer.

C.    jenis-jenis Komunikasi
 Ada empat jenis komunikasi di dunia maya yang bisa dilakukan,yaitu komunikasi menggunakan atau memanfaatkan fasilitas E-mail,Milis,Chatting,dan Facebook.
a.    E-mail
E-mail merupakan kependekan dari electronic mail,dalam bahasa indonesia artinya surat elektronik.Kata e-mai itu sendiri merujuk pada dua hal pertama,e-mail merupakan suatu jenis program aplikasi atau fasilitas berbasis internet yang dirancang untuk mengirim dan menerima surat secara elektronik.Ada beberapa aplikasi e-mail antara lain Yahoo Mail,Gmail,Hotmail AOL,Sina,126,163,Daum dan sebagainya.Program ini digunakan untuk membaca,mengirim,dan menyimpan e-mail.
Kedua, e-mail yaitu surat elektronik.Surat elektronik adalh surat yang dibuat,dikirim dan diterima tidak dalam bentuk fisik berupa kertas akan tetapi dalam bentuk data elektroniks yang dibuat,dikirim dan atau diterima dalam bentukdata yang diolah dan dikirim menggunakan program aplikasi e-mail dengan memanfaatkan peralatan elektronik komputer dan jaringan internet.
b.    Milis
Milis atau mailing list adalah layanan di dalam internet yang digunakan untuk berdiskusi melalui e-mail.Salah satu penyedia mailing list(server) yang paling terkenal adalah Yahoo.Untuk bisa melakukan diskusi di mailing list,kita harus terdaftar terlebih dahulu di penyedia mailing list,misalnya di Yahoo Groups.Apabila sudah banyak pendaftar atau banyak yang ikut bergabung dengan kelompok baru kita,disini kita harus bisa mengelola keberadaan para milis.Di antaranya pengelolaan status anggota misalnya sebagai anggota(member),moderator atau sebagai owner.Termasuk menghapus dari keanggotaan milis.
c.    Chatting
Chatting merupakan kata benda dari kata kerja chat (inggris) artinya ngobol.Chatting dalam dunia internet artinya program yang tersedia yang digunakan untuk ngobrol atau berinteraksi via internet.Ada beberapa jenis komunikasi yang bisa dilakukan dengan program ini,yaitu komunikasi lewat tulisan,komunikasi dengan suara,komunikasi dengan gambar,bisa mengirim file,juga bisa mengirim pesan singkat(sms).Chatting bisa dilakukan berdua saja atau rame-rame dengan banyak orang.Untuk ngobrol dengan banyak orang bisa menggunakan fasilitas chatt room.
Chatting bisa dilakukan karena adanya perangkat lunak atau software.Terdapat sejumlah perangkat lunak yang dewasa ini bisa digunakan di antaranya yaitu:Mirc,Msn messenger,Icq,GotoWorld,Yahoo messenger,dan yang lainnya.Perangkat yng paling banyak igunakan adalah Yahoo messenger,karena fasilitasnya yang cukup lengkap dan menarik yaitu:chat lewat suara(voice chat),Chat sambil tatap muka lewat kamera(webcam),melakukan oanggilan dari kompputer ke komputer (PC to Pc all),melakukan panggilan dari komputer ke telepon (PC to phone call),melakukan panggilan dari telepon ke komputer(phone to PC call),ruang-ruang chat (chat rooms),mendengarkan radio online(launch cast  radio),mengirim file(file transfer),bermain game dengan lawan chat (Yahoo! Games),ngobrol dengan beberapa orang sekaligus (conference) dan sebagainya.

d.    .Facebook
Facebook merupakan salah stu program aplikasi dunia maya jaringan sosial berbasis internet,disamping program lainnya.Pencetus dan pengembang program aplikasi ini adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa Universitas Hanvard.
D.     MANFAAT KOMUNITAS VIRTUAL

1.      Sosialisasi
Orang menggunakan Virtual Community untuk bertemu teman, mencari teman (bahkan mencari kekasih), berbagi cerita/lelucon/ide, membicarakan hobi/kesenangan mereka.
2.      Bisnis
Dapat dilakukan kerjasama dengan perusahaan lain dengan menggunakan media internet. Selain itu, Virtual Community juga dapat pula digunakan sebagai media pendistribusian tugas antar anggota team. Sehingga dengan begitu, pekerja tidak lagi harus berada di kantor untuk bekerja, tapi bisa bekerja jarak jauh (telecommuting).
3.      Sharringilmu             
Virtual Community memungkinkan terjadinya sharing ilmu, berbagi isu terbaru, gosip terbaru yang nantinya dibahas dan dipecahkan bersama dalam komunitas. Biasanya, jenis aktivitas ini dilakukan dalam sebuah forum. Misalnya saja, forum penggemar teknologi informasi. Komunitas dimana mereka saling berbagi isu mengenai teknologi informasi terbaru dan memecahkan masalah bersama dalam bidang teknologi informasi.
4.      Cepat
komunikasi atau pertukaran informasi bisa dilakukan engan cepat.Meskipun komunikasi dlakukan dalam kondisi jarak yang jauh,tidak perlu menunggu waktu yang lama.
5.      Mudah
apabila sudah menguasai teknis operasional komputer dan fasilitas pendukung yang dibutuhkan,proses komunikasi bisa  dilakukan dengan mudah.
6.      Komunikasi virtual bisa dilakukan secara real time juga un real time.
Secara real time maksudnya komunikasi dilakukan secara langsung,komunikator dan komunikan berinteraksi pada waktu yang sama,tanpa penundaan waktu untuk memberi respons atas pesan yang diterima(synchronus system).Sedangkan un real time yaitu kebalikan dari yang real time,ada penundaan waktu respons atas pesan-pesan yang disampaikannoleh para pihak yang berkomunikasi(ansychronus system).
7.      Bisa individual atau grup.
Komunikasi virtual bisa dilakukan baik secara one to one,(satu orang dengan satu orang),maupun secara kelompok (group).
8.      Jumlah dan jenis pesan bisa besar dan beragam.
Keuntungan atau kelebihan lainnya dari komunikasi virtual ini adalah jumlah pesan atau informasi yang disampaikan bisa banyak dan dalam berbagai bentuk pesan:teks,suara,dan gambar.Atau bahkan gabungan dari ketiga jenis pesan tersebut.
E.     Model Penggunaan TIK dalam Pendidikan
Pendidikan mempunyai dimensi yang luas,dalam tulisan ini pendidikan merujuk pada dimensi program dan strategi pembelajaran dalam rangka mengembangkan kemampuan pembelajar(siswa).Terdapat beragam pandangan mengenai model pemanfaatan ICT (internet)dalam pendidikan,diantaranya yaitu sebagai berikut:Abdulhak (2005) mengklasifiksikan pemanfaatan ICT kedalam 3 jenis,yaitu:pertama,ICT sebagai media (alat bantu) pendidikan;kedua,ICT sebagai sumber;ketiga,ICT sebagai sistem pembelajaran.
Dari ketiga jenis pemanfaatan itu bisa dipilih sesuai kebutuhan.Tidak ada suatu keharusan tertentu model pemanfaatan mana yang harus diikuti.
Selanjutnya,Lowther,et.al.(2000;135) mengemukakan lima level penggunaan teknologi WWW dalam pendidikan.Dibawah ini lima tingkatan penggunaan web dalam pendidikan:
level
Description
Level 0
No Web Use
Tidak menggunakan web sama sekali
Level 1
Informational
Menyediakan informasi yang relatif stabil kepada siswa,isi informasi terdiri dari silabus,jadwal pelajaran /kuliah,dan kontrak informasi.Informasi jenis ini mudah dibuat oleh instruktur atau asisten,tidak atau hanya sedikit memerlukan pemeliharaan harian,dan hanya mengambil sedikit ruang dan bandwith.
Level 2
Supplemental
Menyediakan informasi isi mata pelajaran kepada siswa.Isinya meliputi catatan kuliah atau handout lainnya.Contoh penyajiannya dalam power point yang disimpan dalam dokumen HTML dan ditempatkan di web untuk di review oleh siswa.
Level 3
Essensial
Siswa idak bisa menjadi anggota kelas yang aktif jika tidak mengakses pelajaran di web secara teratur.Pada level ini siswa memperoleh hampir seluruhnya,jika tidak semuanya,informasi isi pelajaran dari web.
Level 4
Communal
Pada level ini ada pertemuan tatap muka dan online .Informasi isi pelajaran mungkin disajikan secara online atau dikelas.Idealnya siswa bisa mencari dan menemukan banyak isi pelajaran secara mandiri.
Level 5
Immerse
Seluruh isi pelajaran dan interaksi belajar terjadi secara online.Cara ini tidak dipandang sebagai cara yang canggih,yaitu masyarakat belajar virtual yang konstruktivistik.

  Kemudian,Bonk et al.dalam artikelnya yang berjudul A Ten-Level web Integration Continuum for Higher Education (Bonk et al.;Abbey,2000:58) menguraikan integrasi web ke dalam pendidikan lebih rinci yaitu dalam sepuluh model,di mana kesepuluh model itu merupakan kontinum.
Analisis Bonk et.al.tampak di bawah ini:

Level of High Integration
Description
1.Marketing /Syllabi via the Web
Instruktur memperkenalkan mata pelajaran dan idea/tujuan pengajaran melalui sistem elektronik dan ikhtisar rencana pembelajaran
2.Student Exploration of Web Resource
Siswa menggunakan Web untuk eksplorasi sumber-sumber,dilakukan baik di dalam maupun di luar kelas
3.Student-Generated Resource Published on the Web
Siswa menggunakan Web untuk memperoleh sumber dan produk-produk percontohan untuk kelas.
4.Course Resource on the Web
Instruktur menggunakan Web untuk membuat dan menyajikan sumber-sumber untuk kelas seperti handout,tugas utama siswa,catatan –catatan kelas dan penyajian power point.
5.Repurpose Web Resource
Instruktur mengambil berbagai sumber dan aktiitas pengjaran Web dari suatu mata kuliah dan setelah dibuat penyesuaian tertentu,digunakan di tempat/situasi lain.
6.Substantive and Graded Web Activities
Siswa berpartisipasi di kelas dalam aktifitas berbasis Web misalnya menulis dan mengkritisi (debat) artikel yang dilakukan seminggu sekali,dinilai sebagai syarat kelulusan mata pelajaran.
7.Course Activities Extending Beyond Class
Sisa diwajibkan untuk bekerja atau berkomunikasi dengan teman sekelas,para praktisi,guru-guru,dan atau ajli lain diluar bidang mata pelajaran yang di ambil,khsusnya melalui konferensi komputer (computer conference)
8.Web as alternative Delievery System for Resident Student
Para siswa lokal (penduduk suatu wilayah tertentu) secara terjadwal atau berdasarkan konfli/kebutuhan khusus yang muncul kemudian menggunakan Web sebagai cara utama dalam partisipasi/mengikuti perkuliahan,dengan beberapa kali perkuliahan tatap muka ketika dipandang perlu.
9.Entire Course on the web for Students Located Anywhere
Siswa dari berbagai tempat di dunia berpartisipasi dalam perkuliahan yang ditawarkan sepenuhnya melalui Web.
10.Course Fits Within Larger Programmatic Web Initiative
Para instruktur dan administrator mengembangkan pembelajran berbasis Web secara luas dalam berbagai program inisiatif lembaga.

Dari deskripsi tentang penggunaan Web dalam pendidikan di atas,bisa kita lihat begiu luasnya alternatif penggunaan Web/ICT dalam pendidikan.Pemakaian model penggunaan web mana yang akan diadopsi ini tergantung dari karakteristik kemampuan lembaga/penyelenggara pendidikan yang bersangkutan.Termasuk di dalamnya faktor kemampuan guru.

F .Kemampuan yang Dituntut bagi Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis TIK
Semakin meluasnya kemungkinan penggunaan internet dalam pendidikan dan pelatihan menuntut pengelola pendidikan untuk mamp mengintegrasikan teknologi web ke dalam lingkungan belajar mulai dari fase desain,pengembangan,penerapan,dan pemeliharaan.Setidaknya,ada tiga pihak yang dituntut kemampuannya agar WBT bisa terlaksana yaitu pihak lembaga,pengelola,dan guru/dosen.
1.      tuntutan kelembagaan.
            Menurut uraian Ellis,et al.(1999),secara kelembagaan,perusahaan yang berhasil menyelenggarakan WBT karena adanya kerja sama antar departemen yang ada di perusahaan tersebut.Pihak-pihak/departemen yang terkait dalam manajemen WBT di antaranya adalah:
1.Departemen Teknologi Informasi
2.Departemen Sistem Informasi dan Manajemen Sistem Informasi
3.Departemen Pengembangan Produk
4.Departemen Sumber Daya Manusia
5.Departemen Pemasaran dan Komunikasi
6.Departemen Perekayasaan
7.Departemen Pendidikan,Pelatihan,dan Pengembangan Staf
8.Departemen lainnya yang memeerlukan/terkait
            Dari uraian di atas,kita bisa mengambil suatu esensi bahwa jika suatu lembaga pendidikan,sekolah,ingin sukses menyelenggarakan pendidikan berbasis web maka harus ada kebijakan yang memihak,kerja sama,dan komitmen antarunit kerja yang mungkin akan terlibat.

2.      tuntutan kemampuan pengelola
           
Sedangkan tuntutan atau persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang pengelola program WBT untuk mendorong sukses pengelolaan WBT yaitu:
            Alur kegiatan dari pengelolaan pendidikan dan pelatihan yang berbasis web meliputi langkah-langkah sebagai berikut:
a.Identifikasi dan Analisis Kebuuhan akan WBT.
            Idebtifikasi akibat potensial yang mungkin muncul dari penerapan WBT.
            1.Tentukan sisi baiknya
            2.Tentukan kekurangannya
b.Merancang desain WBT (secara tim):
            1.Menentukan fokus/isi yang sesuai.
            2.Mengidentifikasi hambatan anggaran.
            3.Mengidentifikasi isu-isu keberadaan hardware dan software.
            4.Merancang desain dan petunjuk penggunanya.
            5.Mengidentifikasi karakteristik dan keuntungan/kebaikan yang diinginkan.


c.Mengembangkan website atau sistem pelatihan komersial yang customize:
            1.Mengembangkan isi
            2.Membuat desain visual
            3.Melakukan uji coba
d.Implementasi pogram WBT:
            Memasarkan program di lingkungan internal.
e.Menilai program beserta isinya:
            1.Penilaian oleh pengguna
            2.Menilai validitas dan reliabilitas isi.
f.Melakukan pemeliharaan site yang sedang berjalan:
            1.Memasukkan pembaruan teknologi
            2.Penjadwalan dan membuat evaluasi
                        (Ellis,et.al.,1999:3-9)
3.      tuntutan kemampuan guru 
Untuk bisa menyelenggarakan pendidikan yang berbasis web guru harus memiliki:
1.memiliki sikap positif terhadap Teknologi Informasi (TI) (positive attitudes to IT);
2.memahami potensi pendidikan dalam TI (understanding the educational potential of IT);
3.mampu menggunakan TI dalam kurikulum secara efektif (ability to use IT effectively in curriculum);
4.mampu mengelola penggunaan TI di dalam kelas (ability to manage IT use in the classroom);
5.mampu menilai penggunaan TI (ability to evaluate IT use);
6.mampu meyakinkan adanya perbedaan dan kemajuan (ability to ensure differentiation and progression);
7.memiliki kemampuan teknis untuk menggunakan TI serta selalu memperbarui kemampuan yang telah dimiliki (technical capability to use an appropiate range of IT resource and up date these skills)
           

G.Pendekatan Instruksional yang Bisa Diterapkan untuk Melaksanakan Pendidikan Berbasis TIK
            Menurut Lowther, et.al.,beberapa teori belajar yang perlu dipahami untuk dijadikan landasan bagi pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK di LPTK di antaranya adalah,”constructivisme dari Bruner (1999),anchored instrution dari CTGV (1993),cognitive apprenticeship dari Brown et.al.(1993),dan multiple intelegences dari Gardner (1993).Teori-teori belajar tersebut diterapkan tidak secara sendiri-sendiri tapi harus diterapkan secara terintegrasi (multiple).
            Sedangkan dalam hal pendekatan instruksional,Lowther,et.al. mengajukan beberapa metode pembelajaran untuk membentuk kemampuan calon guru dalam menggunakan pendidikan berbasis web dan teknologi lainnya di LPTK.yaitu:simulated K-12 technology classroom;modeling;observing/participating in technology setting;learning technology skill;and reflective practices.
Berikut ini tabel penjelasan yenyang pendekatan pembelajaran untuk mencapai kemampuan mahasiswa keguruan dalam melaksanakan pendidikan berbasis web beserta guidelines pelaksanaanya.
Masing-masing pendekatan memiliki kekuatan atau kecocokan untuk membentuk suatu jenis kemampuan tertentu,sehingga untuk membentuk kemampuan guru yang komprehensif, secara rasional menuntut penerapan pendekatan-pendekatan secara terintegrasi dan proporsional.Artinya pendekatan satu dengan yang lainnya harus saling melengkapi untuk membentuk kemampuan mengelola proses pendidikan berbasis web secara holistik.
Instructional Approaches (Lowther.ey.al.,2000:141)
Approach
Guidelines
Simulated K-12 technology classroom
Dalam pelaksanaan pembelajaran jenis ini harus mengikuti beberapa syarat berikut:
AKelas memiliki 3-6 komputer
AMahasiswa keguruan dianggap dan memerankan siswa K-12
APelajaran berbasis masalah(problem-based)
APelajaran melibatkan kolaborasi
AMahasiswa melakukan pergantian peran dan aktifitas
AMahasiswa mengalami,menggunakan komputer sebagai alat
AMahasiswa mengalami memecahkan masalah teknis
Modelling
Guru berperan seperti di bawah ini,bahkan ketika melaksanakn simulated K-12 Technology Classroom:
ASebagai fasilitator
APengelola pergantian/rotasi peran mahasiswa dalam berbagai aktifitas yang dilakukan
APemecah masalah teknis
Observing/Participating in Technology Setting
Observasi dilakukan dengan:
ATidak menonjolkan penggunaan teknologi kepada kepada siswa K-12
ATidak mengancam karena kemampuan teknologi siswa tidak merupakan bagian yang perlu di observasi
Partisipasi:
ADilakukan dalam suasana yang terbuka
AMahasiswa keguruan membantu ketika skill dan kapabilitas mereka sesuai dengan kebutuhan.
Learning Technology Skill
Ada dua pendekatan yang bisa dipilih:
AMengajarkan kemampuan teknologi terlebih dahulu,kemudian mengajarkan bagaimana mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran
AMengajarkan kemampuan teknologi sesuai kebutuhan ketika menggunakan teknologi sebagai alat belajar
Reflective Practice
Melakukan reflektif atas praktik/kegiatan yang telah dilakukan:
AMendorong pengembangan metakognitif
AMembantu perkembangan rasa self-efficacy
AMembimbing kegiatan penelitian


Daftar pustaka
Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi ( pengembangan profesionalitas guru): TIK sebagai Sarana Komunikasi Guru dan Siswa:Dr. Rusman, M.Pd , Dr. Deni Kurniawan, M.Pd , Cepi Riyana, M.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar